Search results for: “label/HP Oppo”

  • OPPO Reno 8T dirilis di Indonesia Mengusung Kamera 100MP dengan Teknologi AI

    SAFAHAD Technology - OPPO telah resmi meluncurkan Reno 8T di Indonesia. Acara peluncuran diadakan di OPPO Gallery di Mal Gandaria City.
    SAFAHAD TechnologyOPPO telah resmi meluncurkan Reno 8T di Indonesia. Acara peluncuran diadakan di OPPO Gallery di Mal Gandaria City. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Patrick Owen (Chief Marketing Officer Oppo Indonesia), Aryo Meidianto (PR Manager Oppo Indonesia) dan Arifin Putra (Actor and BA of Oppo Indonesia).

    OPPO Reno 8T ditingkatkan dalam tiga aspek: “Topped Up Camera”, “Topped Design”, dan “Topped Up Performance”.
    “Topped up di kamera, topped up di desain, dan juga tentunya topped up di kamera kami”, ujar Patrick saat memberikan sambutan.

    Scroll lanjut Membaca


    Reno 8T adalah jajaran Reno pertama yang menampilkan kamera potret beresolusi 100MP. Selain itu, ponsel ini memiliki kamera selfie 32 megapiksel dan lensa mikro dengan resolusi 2 megapiksel dan zoom hingga 40x.
    OPPO Reno 8T hanya untuk fotografi mode potret. Foto potret yang dihasilkan terlihat lebih tajam.

    “Kamera portrait 100 megapiksel, swafoto 32 megapiksel, ada kamera mikro, bokeh flare portrait merupakan fitur populer di Reno series, AI Portrait Super Resolution, Flash Snapshot, ini merupakan perangkat The Portrait Expert, jadi yang pasti keunggulannya ada di foto portrait” , Ujar Aryo saat menjelaskan fitur kamera Reno 8T.
    OPPO Reno 8T tidak hanya ditingkatkan dari segi kamera, OPPO Reno 8T juga ditingkatkan dari segi desain. Reno 8T tersedia dalam dua varian warna, Midnight Black dan Sunset Orange. Pilihan warna Sunset Orange menggunakan material kulit fiberglass yang dikembangkan dengan teknik 8 lapis terbaru.

    Meski dengan 6 lapisan, ponsel ini tetap terlihat tipis. “Sebelum-sebelumnya Reno Series menggunakan 6 lapisan dan 6 kali proses pembakaran, tapi nanti kalo temen-temen bisa merasakan perangkatnya, perangkat ini tetap tampil secara tipis”, lanjut Aryo.
    Fitur unik lainnya adalah Orbit Light. Ini adalah lampu kamera belakang dan Anda dapat menyesuaikan warnanya tergantung pada notifikasi. Misalnya, pesan berwarna biru, panggilan berwarna hijau, dan Anda bebas mengubah pilihan warna ini.
    Ponsel ini dilengkapi dengan chipset MediaTek Helio G99, penyimpanan ROM 8GB LPDDR 4x 256 UFS 2.2 (hingga 1TB MicroSD), dan ekspansi RAM 8GB (untuk sementara menambahkan lebih banyak RAM ke RAM asli dari penyimpanan internal jika diperlukan). fungsi) disertakan .
    Reno 8T mengusung layar AMOLED 6,4 inci yang dilindungi Corning Gorilla Glass S dengan respons layar refresh rate 90 Hz. Mengadopsi baterai 5000mAh, perangkat ini mendukung pengisian cepat Supervooc 33W yang dapat terisi penuh dari 0 hingga 100% hanya dalam 44 menit dan berjalan pada ColorOS 13 berbasis Android 13.
    OPPO Reno 8T dibandrol dengan harga Rp 4.899.000 dan akan tersedia pada tanggal 14 Februari 2023.
  • Deret Hp Lipat yang Bisa Jadi Pesaing Samsung di 2023

    SAFAHAD Technology - Pasar ponsel lipat (foldable phone) jenis flip diprediksi semakin ramai usai sejumlah pabrikan dikabarkan bakal meluncurkan produk tersebut.
    Dominasi Samsung berpotensi terusik setelah sejumlah pabrikan mengeluarkan produk ponsel lipat terbaru di 2023.
    SAFAHAD Technology – Pasar ponsel lipat (foldable phone) jenis flip diprediksi semakin ramai usai sejumlah pabrikan dikabarkan bakal meluncurkan produk tersebut. Berikut deret pabrikan yang siap ‘mengusik’ dominasi Samsung di pasar ini.

    Samsung menjadi pabrikan ponsel yang cukup konsisten meluncurkan ponsel lipat dengan model Galaxy Z Fold dan Flip-nya. Pada 2022, Galaxy Z Fold dan Flip sudah masuk generasi keempat.

    Samsung sendiri masih menjadi raja di segmen ponsel lipat. Pada 2022, total angka pengapalan ponsel lipat adalah 12,9 juta unit, dan Samsung memimpin pasar ini dengan memegang 83 persen market share.

    Dominasi tersebut mungkin akan tergoyahkan dengan sejumlah ponsel lipat baru yang diluncurkan beberapa pesaingnya. Simak daftar lengkap pabrikan yang bakal ‘nimbrung’ di pasar ponsel lipat, terutama jenis flip atau clamshell, di bawah ini:



    Oppo Find N2 Flip
    Oppo Find N2 Flip. (Joan Cros Garcia – Corbis/Getty Images)

    Oppo telah meluncurkan ponsel lipat Oppo Find N2 Flip pada Desember lalu. Ponsel ini mengusung desaing clamshell dan dibanderol dengan harga sekitar US$861 atau Rp13,2 juta.

    Dikutip dari The Verge, ponsel yang dibekali dengan mesin MediaTek Dimensity 9000 Plus ini dibekali dengan lensa 50MP sebagai kamera utama dan lensa 8MP untuk kamera ultra-wide.

    Ponsel ini memiliki layar 6,8 inci di bagian dalam dengan resolusi 1080p serta refresh rate hingga 120Hz. Oppo mengklaim ponselnya dapat dilipat dam dibuka hingga 400 ribu kali.

    Dengan estimasi 100 kali buka tutup dalam satu hari, maka engsel ponsel ini dapat bertahan hingga 10 tahun.

    OnePlus

    OnePlus yang kini menjadi anak perusahaan Oppo dikabarkan akan merilis ponsel lipat pada semester kedua 2023. Sayangnya, belum ada banyak informasi yang diketahui tentang produk baru dari OnePlus ini, termasuk desain yang akan digunakan nantinya flip ataukah fold.

    OnepPlus disebut bakal merilis Hp lipat tahun ini. (Dok. OnePlus Blog)

    Dikutip dari GSM Arena, pada acara Mobile World Congress (MWC) 2023, Presiden OnePlus Kinder Liu hanya mengatakan OnePlus “ingin meluncurkan perangkat yang bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik di pasar ponsel lipat saat ini.”

    Motorola new Razr
    Motorola Razr 2020. (Photo by Neil Godwin/Future Publishing via Getty Images)

    CEO Lenovo menyebut Motorola, yang kini jadi anak usahanya, akan meluncurkan versi terbaru ponsel lipat Motorola Razr pada tahun ini.

    Dikutip dari CNBC, Razr adalah salah satu ponsel paling ikonik dari merek ini dan pertama kali diluncurkan oleh Motorola pada 2004. Ponsel ini menjadi salah satu ponsel flip paling populer di tahun 2000-an.

    Motorola menghidupkan kembali merek Razr dalam bentuk baru yang dapat dilipat pada tahun 2020, menjadi salah satu pembuat ponsel cerdas pertama yang meluncurkan perangkat dengan layar yang dapat ditekuk.

    CEO Lenovo Yuanqing Yang tidak memberikan banyak informasi terkait perangkat barunya ini. Namun dia menyebut perbaikan akan difokuskan salah satunya pada engsel dan aplikasi di perangkat.[CNN Indonesia]